Senin, 09 Februari 2009

Radityanisme

The real male mbek


Sejak melejitnya buku best seller kambing jantan yg dilanjutkan dengan cinta brontosaurus, radikus makan kakus dan terakhir babi ngesot n komik kambing jantan nampaknya membuat banyak penulis dunia maya terinspirasi gaya menulis hiperbolis. Sesuatu yg sebenarnya sederhana, gak lucu-lucu amat tapi jadi sangat lucu karena ditulis dengan hiperbola. Raditya Dika sang penulis pun jadi melejit namanya. Banyak akhirnya para penulis jurnal di dunia maya membuat gaya tulisan pengalamannya sehari-hari dengan menjadikannya sesuatu yg lucu(bahkan gak lucu tapi dipaksa di lucu-lucu in).tapi diantara banyak penulis emang beda dengan Radit(yg dasarnya hidupnya emang geblek). Banyak diantara penulis salin kucing(copy cat) Radit ini tampak begitu dipaksain lucunya. Kadang terlalu berlebihan karena tiap point dibuat hiperbol. Emang diantara para peniru tetep yg asli(Raditya) lah yang emang paling pas lucunya. Paling dapat soul hiperbola nya karena emang dia yg mempopulerkan gaya menulis ini. Jadi kalo gada bakat nulis hiperbol mendingan gak usah ikutan deh. Jadi diri sendiri aja. Hidup mbek jantan

3 komentar:

Dian Pawestri mengatakan...

MAKASIH YA BOK KALO GUE JAYUS. but i think you shouldnt have to write it down here and put a link on it. thank you anyway for commenting and following my blog.

Dian Pawestri mengatakan...

yeeaaa.. diapussss.. hahaa. gitu doang? yaya. no reply? okay then. and dont forget, lo yang mulai yaaa.

.: richie :. mengatakan...

Yoooo Bro ~~ makasih udah nonton Kambing Jantan!!! hehehehehe

Eh btw... gue udah coba bebek goreng yg loe menyarankan... ENAK BANGET ASTAGANAGABONARJADIDUA ENAKNYA!!!